Inilah Aturan Aman untuk Diet Berpuasa

Jakarta – Tidak sedikit orang yang menggunakan puasa sebagai alat diet. Tidak ada yang salah dengan menjalankan diet saat puasa, asalkan Anda mengikuti aturan dengan benar. Sebab, tak sedikit yang justru mengalami lonjakan berat badan di bulan puasa.

Menahan makanan dan minuman selama selusin jam tidak berarti Anda akan secara otomatis menurunkan berat badan. Ini karena, beberapa orang bahkan makan makanan ketika mereka berbuka puasa. Ditambah lagi jika makanan yang dimakan mengandung lemak dan kalori tinggi.

Selain itu, makan terlalu sedikit atau tanpa gula dan garam juga akan berakibat fatal bagi tubuh Anda. Tubuh masih membutuhkan gula dan kebutuhan kalori harian yang harus dipenuhi, sehingga tubuh tetap memiliki energi. Nah, agar diet yang Anda lakukan tetap aman, berikut adalah beberapa aturan diet yang perlu Anda ketahui:

1. Kurangi Makanan “Putih”
Diet puasa bukan berarti Anda benar-benar harus menghindari makanan putih, seperti roti putih, nasi putih, gula putih dan lainnya. Anda masih bisa mengkonsumsinya, asalkan porsinya tetap seimbang dan tidak berlebihan. Jika Anda masih tidak ingin memakannya, Anda bisa mengganti makanan putih dengan roti dari biji-bijian atau beras merah organik.

2. Hindari Makanan Olahan
Makanan olahan mungkin terasa praktis dan enak. Namun, kandungan makanan olahan biasanya mengandung hal-hal yang tidak sehat, seperti sirup jagung fruktosa tinggi, MSG untuk menambah rasa, natrium tinggi. Kontennya tentu sangat tidak sehat bagi Anda yang sedang diet. Jadi, Anda harus mengurangi atau bahkan menghindari produk makanan olahan dan junk food. Juga hindari makanan yang digoreng atau makanan yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh. Akan lebih baik jika Anda mengolah makanan yang akan dikonsumsi untuk berbuka puasa dan subuh untuk menjamin nutrisi.

3. Hindari makan makanan ringan
Makanan ringan, seperti keripik, permen, dan jenis makanan ringan lainnya pada dasarnya tidak mengandung nutrisi sama sekali. Makanan ini justru akan membuat lompatan berat karena mengandung kalori tinggi, gula tinggi, dan MSG. Sebaliknya, belilah buah sebagai pengganti camilan. Buah sangat baik untuk orang diet karena kandungan gizinya terjamin.

4. Makan perlahan
Ini adalah penyebab utama kegagalan diet di bulan puasa. Kebanyakan orang, cepat saat makan sahur. Ketika seseorang makan banyak, mereka juga memiliki kecenderungan untuk mengunyah dengan cepat. Inilah yang menyebabkan seseorang mudah kenyang saat berbuka puasa. Makan banyak pada saat yang sama juga dapat menyebabkan sakit perut dan kembung.

Saat berbuka puasa, mulailah dengan memakan kurma kemudian minum air putih. Setelah itu, jika Anda melakukan diet, Anda bisa makan semangkuk kecil sayur atau salad buah. Beristirahat sekitar satu jam sebelum makan hidangan utama. Jangan lupa untuk mengunyah makanan secara perlahan sehingga Anda bisa merasa kenyang lebih cepat.

5. Kurangi Makanan Tinggi Gula
Makanan dan minuman manis mungkin terasa cocok sebagai menu buka puasa. Padahal, meminum rasa manis justru akan membuat perut menjadi kembung yang merupakan tanda bahwa proses pencernaan terhambat. Makanan tinggi gula juga membuat gula darah melonjak secara dramatis. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi kurma sebagai makanan untuk pembatal puasa. Kurma adalah sumber gula yang baik yang kaya serat, magnesium, dan kalium. Konten tersebut bermanfaat untuk memudahkan pergerakan sistem pencernaan.

 23,877 total views,  93 views today

Related posts

Leave a Comment