Unduh dan Instal Aplikasi e-Faktur

Unduh dan Install Aplikasi e-Faktur

Unduh dan Instal Aplikasi e-Faktur

APA ITU Aplikasi e-Faktur
Aplikasi e-Faktur adalah aplikasi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang bertujuan membantu wirausahawan yang menjadi subjek (PKP) untuk membuat faktur pajak elektronik. Keberadaan e-Faktur sangat penting karena, sejak 2016, PKP harus membuat dan melaporkan faktur pajak dengan mengunduhnya dan membuatnya disetujui oleh DJP.

Persetujuan di sini berarti bahwa DJP menyalin semua rincian data faktur pajak, mencocokkan informasi faktur dengan aturan yang berlaku, dan kemudian memberikan persetujuannya dalam bentuk kode QR pada lembar faktur. pajak. Wajib Pajak hanya dapat mencetak faktur setelah mendapatkan status persetujuan.

Sebelum menerima permintaan dari DJP, PKP terlebih dahulu harus menerbitkan faktur pajak dan kemudian membuat surat pemberitahuan PPN (SPT) dalam aplikasi PPN e-SPT. Setelah aplikasi e-Faktur, kedua proses dikelompokkan ke dalam satu aplikasi.

Unduh Aplikasi e-Faktur
Untuk menggunakan aplikasi e-Faktur, PKP harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi e-Faktur dan menginstalnya, kemudian menginstalnya di komputer. PKP dapat mengunduh aplikasi e-Faktur melalui situs resmi yang disediakan oleh DJP, yaitu http://www.pajak.go.id/aplikasi/29212/aplikasi-e-faktur-desktop-versi-21.

Aplikasi e-Faktur ini disediakan oleh DJP untuk beroperasi di bawah tiga sistem operasi, yaitu Windows (32-bit dan 64-bit), Linux (32-bit dan 64-bit) dan MacOS.

Sebelum mengunduh aplikasi e-Faktur, perlu untuk memeriksa spesifikasi yang diperlukan untuk pelaksanaan aplikasi e-Faktur. Spesifikasi teknis minimum yang disarankan untuk menjalankan aplikasi e-Faktur adalah sebagai berikut:

  • Prosesor Dual Core.
  • RAM 3 GB.
  • Kapasitas penyimpanan ruang penyimpanan 50 GB.
  • Lapisan monitor / VGA dengan resolusi minimum 1024 x 768.
  • Perangkat pendukung untuk jaringan (intranet atau Internet).

Selain memeriksa spesifikasi teknis minimum, PKP juga harus memeriksa apakah sistem operasi yang digunakan menggunakan Windows, Linux atau MacOS dan memastikan bahwa sistem operasi berjalan 32-bit atau 64-bit.

PKP juga harus memastikan bahwa komputer diinstal, baik Adobe Reader dan Java Runtime Environment (JRE) 7, atau versi yang biasa disebut versi 1.7. Jika belum diinstal, PKP pertama dapat menginstal program ini. Setelah semuanya siap, PKP dapat memilih untuk mengunduh program instalasi e-Faktur sesuai dengan kebutuhan teknis komputer.

Instal Aplikasi Aplikasi e-Faktur
Setelah mengunduh aplikasi e-Faktur sesuai dengan persyaratan teknis komputer, PKP harus mengekstrak aplikasi e-Faktur ke folder PKP yang ditentukan sendiri di komputer. Setelah ekstraksi, akan ada sejumlah file berikut di folder:

  • EtaxInvoice
  • EtaxInvoiceMain
  • EtaxInvoiceUpd
  • File Lib
  • Mem-config.bat
  • Folder Java
  • EtaxInvoice
  • EtaxInvoiceMain
  • EtaxInvoiceUpd

Sebelum menjalankan aplikasi e-Faktur, pertama-tama pastikan komputer terhubung ke Internet. Ketika aplikasi e-Faktur berjalan untuk pertama kalinya, itu akan secara otomatis diperbarui.

Setelah terhubung ke Internet, klik EtaxInvoice.exe di folder tempat aplikasi e-Faktur diekstraksi. Setelah mengklik EtaxInvoice.exe, aplikasi e-Faktur akan diperbarui dan setelah proses selesai, perintah akan dikeluarkan untuk memulai kembali. Setelah restart, aplikasi e-Faktur siap digunakan.

Namun, bahkan jika aplikasi e-Faktur sudah dapat dieksekusi, PKP tidak dapat menggunakannya secara langsung untuk membuat faktur pajak atau SPT PPN. Karena, sebelum dapat membuat faktur pajak atau PPN SPT, PKP akan diundang untuk memperbarui basis data.

Setelah memperbarui basis data, PKP kemudian akan digunakan untuk mendaftarkan aplikasi e-Faktur. Untuk mendaftarkan aplikasi e-Faktur, ikuti langkah-langkah ini: Instal sertifikat-e.

Setelah menginstal e-sertifikat dan memperbarui basis data, aplikasi e-Faktur siap digunakan.

 37,631 total views,  56 views today

Related posts

Leave a Comment